Ptiharddisk's Blog


Harddisk Masa Yang Akan Datang

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 2, 2009

Kemajuan teknologi sekarang memaksa manusia untuk terlibat didalamnya. Seperti saat ini dunia komputerisasi sedang ramai di perbincangkan banyak orang, baik dari segi hardware maupun software.  Dalam segi hardware dapat kita lihat dari, perkembangan hardisk dari generasi ke generasi. Hardisk generasi pertama memiliki bentuk yang lebih besar, kapasitas yang tidak terlalu besar, dan juga memiliki putaran yang standar, tapi semakin berkembangnya kemampuan manusia dalam mengola sebuah teknologi, teknologi hardisk sekarang semakin meningkat. Sekarang kita dapat mengetahui dan menggunakan hardiak yang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan hardisk generasi pertama, dan kecepatan putaran hardisk pun jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan hardisk generasi pertama.

Kapasitas hardis sekarang yang kita kenal ada berbagai ukuran dari hardisk yang berukuan  30Gb, 40Gb, 80Gb, 120Gb, sampai dengan hardisk yang berukuran 1 Tb. Apakah generasi hardisk selanjutnya ?. Dapat diperkirakan hardisk yang akan datang akan memiliki kapasitas yang jauh lebih besar lagi dari hardisk yang sebelumnnya. Selain itu tentu  hardisk itu akan memiliki bentuk yang jauh lebih ‘cantik’ dari model hardisk yang sebelumnya, tentu juga didukung dengan kecepatan yang lebih tinggi agar hardisk tersebut dapat lebih menarik baik dari tampilan, kapasitas, maupun kecepatan putarannya.

 

Author : Nugraha Eko Sutrisno

Sumber : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-

hard-disk/

Iklan

Cara Sebuah Harddisk Mengakses Data

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Untuk menentukan dimana data tersebut disimpan didalam platter, terlebih dahulu harddisk harus mengetahui lokasi track,sector, dan cluster yang menyimpan data tersebut. Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam. Sedangkan sector adalah bagian dari tracks. Lalu cluster merupakan beberapa sector yang dikelompokkan.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur. 1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi. Semua informasi tersebut tersimpan dalam sebuah index. Jadi jika lokasi telah ditemukan didalam index, maka harddisk tersebut akan berusaha mengambil data yang tterdapat di index tersebut.

Disini harddisk menggunakan yang namanya cache atau buffer. Sebelum mengakses platter, harddisk akan memeriksa apakah data yang dicari ada pada cache atau tidak. Jika data tidak ditemukan didalam cache, maka platter akan diputar ke lokasi tempat data disimpan berputar dan actuator arm memosisikan head untuk mencari informasi yang dicari. Setelah itu head akan membaca data tersebut jika data tersebut telah ditemukan.

Berikut adalah gambar sebuah platter :

Author : Banu Rusman

Sumber :

http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk

Mantiri, A. M. (2009). CHIP Special Benchmark. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Kecepatan Sebuah Harddisk

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Di atas  merupakan tabel kecepatan harddisk dari berbagai jenis interface yang berberda.

Kecepatan sebuah hardisk menentukan seberapa cepat data dalam sebuah harddisk diakses. Beberapa faktor yang menentukan kecepatan sebuah harddisk adalah Spindle Speed.

Pada zaman sekarang beberapa harddisk memiliki kecepatan yang berbeda-beda yang bergerak pada kecepatan 3.600 RPM, 5.200 RPM, 7.200 RPM, dan 10.000 RPM. Dikarenakan letak spindle dengan platter sangatlah dekat bahkan berhubungan erat. Jadi kecepatan spindle menentukan seberapa cepat platter bisa diputar.  Dan pada akhirnya hal ini menentukan seberapa banyak sector yang bisa diakses perdetiknya.Namun tidak banyak orang yang menyukai harddisk yang memiliki kecepatan tinggi. Memang semakin cepat putarannya semakin cepat pula kita mengakses data. Tapi hal itu menimbulkan beberapa kelemahan, karena semakin cepat putaran harddisk maka harddisk tersebut menghasilkan panas yang lebih tinggi pula, mengonsumsi daya yang lebih besar, dan mengeluarkan tingkat kebisingan yang lebih tinggi.

Author : Banu Rusman

Sumber :

http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk

Mantiri, A. M. (2009). CHIP Special Benchmark. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Bagian-bagian Harddisk

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Di zaman sekarang banyak sekali perbedaan dari beberapa harddisk baik ukuran,harga, maupun jenisnya. Tapi sebenarnya semua harddisk bekerja dengan prinsip dasar yang sama. Jika kita lihat harddisk memiliki platter yang berfungsi untuk meniympan data dalam bentuk biner yaitu 0 dan 1. Platter tersebut bisa berputar dengan bantuan sebuah spindle yang berada ditengah platter. Namun tidak  hanya itu hardisk juga memiliki alat untuk membaca data di platter, yaitu sebuah magnetic head yang terpasang di actuator arm. Ketiga alat tersebut saling bekerja sama ketika data dibaca atau ditulis.

Di setiap platter menyimpan milyaran data yang dibagi menjadi lingkaran-lingkaran yang disebut track. Didala track dibagi lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang disebut sector. Namun sebuah harddisk tidak mengakses data sector demi sector melainkan dari satu cluster. Cluster merupakan beberapa sector yang dikelompokkan. Hal ini dilakukan untuk menghemat operasi yang dilakukan sebuah harddisk.

Author : Banu Rusman

Sumber : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk

Harddisk Masa Yang Akan Datang

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Kemajuan teknologi sekarang memaksa manusia untuk terlibat didalamnya. Seperti saat ini dunia komputerisasi sedang ramai di perbincangkan banyak orang, baik dari segi hardware maupun software.  Dalam segi hardware dapat kita lihat dari, perkembangan hardisk dari generasi ke generasi. Hardisk generasi pertama memiliki bentuk yang lebih besar, kapasitas yang tidak terlalu besar, dan juga memiliki putaran yang standar, tapi semakin berkembangnya kemampuan manusia dalam mengola sebuah teknologi, teknologi hardisk sekarang semakin meningkat. Sekarang kita dapat mengetahui dan menggunakan hardiak yang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan hardisk generasi pertama, dan kecepatan putaran hardisk pun jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan hardisk generasi pertama.

Kapasitas hardis sekarang yang kita kenal ada berbagai ukuran dari hardisk yang berukuan  30Gb, 40Gb, 80Gb, 120Gb, sampai dengan hardisk yang berukuran 1 Tb. Apakah generasi hardisk selanjutnya ?. Dapat diperkirakan hardisk yang akan datang akan memiliki kapasitas yang jauh lebih besar lagi dari hardisk yang sebelumnnya. Selain itu tentu  hardisk itu akan memiliki bentuk yang jauh lebih ‘cantik’ dari model hardisk yang sebelumnya, tentu juga didukung dengan kecepatan yang lebih tinggi agar hardisk tersebut dapat lebih menarik baik dari tampilan, kapasitas, maupun kecepatan putarannya.

Author : Nugraha Eko Sutrisno

Sumber : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk/

Kapasitas Hardisk

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Hardisk

Kapasitas hardisk

Hardisk juga memiliki ukurang yang berbeda beda. Pada generasi awal ukurang hardisk jauh lebih besar dan kapasitasnya pun masih relative kecil, tapi dengan adanya IPTEK dan perkembangan zaman semua itu dapat ‘dimodifikasi’. Sekarang hardisk yang kita kenal jauh lebih canggih. Kita dapat menilai sebuah hardisk itu canggih dari penampilan luarnya dan kapasitasnya. Penampilan luar hardisk zaman sekarang jauh lebih baik daripada hardisk pada generasi pertama. Di lihat dari bentuknya hardisk sekarang jauh lebih simple, kapasitas jauh lebih besar.

Besar kecilnya kapasitas sebuah hardisk di tentukan oleh kita sendiri, untuk apa hardisk itu digunakan. Apabila kita akan menyimpan data yang ukurannya besar, otomatis kita harus mempergunakan hardisk yang ukuran kapasitasnta besar, tetapi apabila tidak terlalu besar menggunakan memory dari hardisk itu sendiri, kiita dapat mempergunakan hardisk yang kapasitasnya kecil.

Author : Nugraha Eko Sutrisno

Sumber : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal- teknologihard-disk/

Tips Mengatur Pembagian Hard disk

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Berikut tips mengatur pembagian Hard disk sehingga bisa lebih baik dan memudahkan.

Dengan semakin murahnya perangkat yang satu ini dan kapasitas yang semakin bertambah, maka penggunaannya pun harus diperhatikan. Maskipun bisa saja kita membagi Hardisk 500 GB Menjadi 1 atau 2 partisi ( drive C: dan drive D:), tetapi hal itu menurut saya merupakan cara yang kurang baik. Berikut tips saya yang sebagian merupakan hasil pengalaman pribadi.

Pembagian hardisk memang tidak ada standard khusus, biasanya hal ini berdasarkan pengalaman atau keperluan. Cara terbaik adalah dengan menentukan terlebih dahulu kategori yang akan digunakan. Misalnya Untuk Sistem Operasi, Data, Master Program, Audio/video dan lainnya.

Mengapa drive C hanya berukuran 20 GB ? Bagi kebanyakan orang, drive C sebagai lokasi installasi sistem operasi tidak memerlukan banyak tempat. Untuk Windows XP paling hanya 2 GB, Office sekitar 1 GB dan sisanya berupa program-program lainnya dan biasanya masih mencukupi. Sehingga dengan ukuran yang kecil akan lebih mudah dalam merawatnya, seperti ketika scan virus, spyware, defragment hardisk lebih cepat dan lainnya

Autor: Vonny Febiana

sumber: http://ebsoft.web.id/2009/08/11/tips-mengatur-pembagian-partisi-hard-disk/

Tipe harddisk

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Hardisk dibagi dua, yang pertama adalah hardisk internal dan hardisk external. Hardisk internal adalah hardis yang sifatnya tetap, tidak dapat dipindah pindah. Hardisk internal biasanya digunakan untuk PC computer perkantoran, untuk rumah, untuk warnet, dan masih banyak lagi. Hardisk internal menggunakan kabel ATA, agar hardisk dapat terhubung dengan PC. Sedangkan hardisk external adalah kebalikan dari hardisk internal, hardisk external tempat penyimpanan dapat dimana saja, dapat dibawa kemana mana, dan hardisk external menggunakan kabel SATA agar dapat terhubung dengan komputer.

Keuntungan dan kerugian, hardisk internal dan hardisk external.

Hardisk internal memiliki keuntungan yaitu jauh lebih efisien tempat, jauh lebih murah. Sedangkan hardisk external memerlukan tempat untuk menyimpannya, selain itu hardisk external juga memiliki harga yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan hardisk internal.

Author : Nugraha Eko Sutrisno

Sumber : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-

teknologi-hard-disk/

Periksa Keadaan Hard Disk Komputer Anda

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Salah satu penyebab komputer sering “Hang” adalah hardisk yang sudah aus sehingga ada bagian yang tidak bisa di akses ( bad sector). Biasanya yang seperti ini bisa terjadi jika komputer sering dimatikan tanpa shutdown atau listrik yang tiba-tiba sering mati. Atau bisa juga mungkin karena memang umur hardisk yang memang sudah tua.

Kalau ada bagian hardisk yang terkena bad sector, nanti akan berimbas ke kinerja komputer, entah itu menjadi lambat sampai sering hang saat menjalankan program tertentu.

Selain itu data yang tersimpan akan rentan mengalami kerusakan. Kalau seperti itu, bagaimana cara memeriksa kondisi hardisk di komputer ?

Ada berbagai cara untuk memeriksa kondisi hardisk, jika dengan bawaan windows bisa menggunakan fasilitas scandisk, tetapi mulai windows XP untuk melakukan scandisk ini harus restart dulu. Cara lebih mudah dengan menggunakan software yang gratis. selain lebih mudah, tampilannya juga lebih baik dan informatif. Dua contoh software ini adalah HD Tune dan HDDScan1. HDD Tune, Hard Disk Utility2. HDDScan

 

Autor: Vonny Febiana

Sumber: http://ebsoft.web.id/2008/10/10/periksa-kondisi-hard-disk-komputer-anda/

Bagaimana memperbaiki Bad Sector ?

Posted in Uncategorized oleh ptiharddisk pada Desember 1, 2009

Kalau hardisk sudah  terkena bad sector, maka langkah pertama adalah menyelamatkan data-data penting yang ada, lebih baik di simpan di hardisk lain, di copy ke CD atau lainnya. Dan pastikan data-data penting sudah di backup.

Langkah Awal : Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, contohnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Kadang-kadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.

Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba cara lain dengan beberapa software gratis berikut:

  1. 1. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.

Biasanya vendor seperti Seagate dan Western Digital, menyediakan juga software untuk menganalisis atau memperbaiki hardisk. Untuk hardisk seagate, bisa download tools seperti Seatools for Windows atau DOS. Dan untuk Western Digital bisa download tools “Wertern Digital lifeguard Diagnostics”.

Misalnya untuk Western digital, menyertakan fasilitas “WRITE ZEROS” untuk memperbaiki error seperti bad sector. Untuk Seagate, begitu di install, maka di bagian Help sudah dijelaskan cukup detail tentang manfaat dan penggunaannya.

Autor: Vonny Febiana

Sumber : http://ebsoft.web.id/2008/11/12/memperbaiki-hard-disk-yang-terkena-bad-sector/